GENTENG – UMKM merupakan salah satu nafas yang dipilih rakyat untuk memperjuangkan hidup dalam aspek ekonomi. Di antara nilai dari Tridarma Perguruan Tinggi, tidak ada yang memiliki nilai lebih, semua memiliki nilai yang sama-sama penting, termasuk darma pengabdian kepada msyarakat.

IAI Ibrahimy yang memiliki Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, secara tidak langsung punya mandat untuk melaksanakan darma-darma itu, khususnya darma penelitian dan pengabdian dalam aspek ekonomi. Mandat ini tidak hanya untuk pendidik (dosen) yang juga telah memiliki Beban Kerja Dosen (BKD), melainkan juga mahasiswanya. Mahasiswa FEBI diharapkan menjadi aktor dalam konstelasi perekonomian, khususnya ekonomi rakyat, seperti UMKM.

Mahasiswa FEBI IAI Ibrahimy yang turut mendampingi pelaku UMKM ini antara lain, Lailatus Safitri, Muhammad Miswan dan Wulan. Aksi ini dilaksanakan di salah satu UMKM Desa Banyuanyar ,Kalibaru (22/2/2022). Melihat aksi dari tiga mahasiswa ini, Samsuri, M.Si, selaku Dekan FEBI memberi apresiasi terhadap mereka. Ia berkomentar bahwa jarang melihat mahasiswa yang turut memberi dampingan terhadap UMKM, apalagi pendampingan untuk berwirausaha sesuai dengan prinsip syariah.

“Hal ini harus diapresiasi, mengingat mahasiswa FEBI memiliki mandat untuk mengabdikan diri mereka kepada masyarakat, khususnya di aspek ekonomi. Karena di sisi lain, hari ini kita jarang lihat mahasiswa seperti itu. Dan mandat yang diterima oleh mahasiswa FEBI IAI Ibrahimy, dalam aspek ekonomi tidak sekedar ekonomi belaka, melainkan ada embel-embel syariahnya. Artinya pendampingan seperti ini, harus menjadi contoh bagi mahasiswa yang lain, untuk mensyiarkan wirausaha, UMKM berbasis syariah” ujar Samsuri (22/2/22).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *